Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Ahmad Alam : Minuman Rozelt Memberi Manfaat Untung Berlipat
Kamis, 20 Oktober 2011 10:39 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Berawal dari lomba usaha mandiri tahun 2008 akhirnya Ari Try Purbayanto dan Ahmad Alam akhirnya berhasil mengembangkan bisnis minuman dari bunga rosella. “Mulanya usaha ini dikerjakan secara ber tim sebanyak tiga orang. Saya lulusan dari Sind Komunikasi IPB dan dua teman saya lulusan dari Teknologi Pangan IPB. Kami melihat rosella ini banyak manfaat, lantas kami mengikuti lombah wirausaha mandiri dengan memanfaatkan bunga rosella menjadi minuman yang banyak manfaat. Ternyata kami memenangkan lomba tersebut,”papar lelaki yang biasa di sapa Ala mini bangga.

Bermitra Dengan Petani

Hadiah yang diperoleh Alam dan teman-temannya berupa uang sebesar Rp 8 juta. Lantas dana tersebut digunakan mereka untuk memulai usaha. “Kami ingin mengembangkan usaha ini, lantas uang yang kami peroleh digunakan untuk membeli peralatan dan bahan baku. Untuk mendapatkan bahan baku yang berkualitas, kami bekerjasama dengan petani di Purbalingga dan Garut,”kenang Maneger Marketing CV. Rozelt Mulia Abadi ini.

Tahun 2009 barulah Alam dan teman-temannya memasarkan minuman rosela produksi mereka. “Minuman tersebut kami beri nama Rozelt. Pertama-tama kami memasarkan dalam bentuk minuman siap minum seharga Rp 4.000 perbotol ukuran 350 ml. Pemasaran awalnya masih berkisar kampus IPB dengan cara menitipkan di kantin-kantin IPB dan mini market di kampus. Agar mereka tertarik, kami terus member informasi mengenai manfaat minuman ini kepada teman-teman melalui brosur. Kami juga kerap mengikuti perlombaan dan selalu menang seperti Medali Emas PIMNAS 2008, Juara III BGTC 2008 serta Peserta terbaik Kewirausahaan IPB 2009,”tutur lelaki kelahiran Garut ini berpromosi.

Melalui lomba tersebut minuman Rozelt semakin di kenal masyarakat luas. “Kami mulai memasarkan ke luar kampus dan bekerjasama dengan beberapa minimarket dan took-toko kue dengan system beli putus. Ternyata tanggapan pasar cuckup baik, banyak minimarket dan toko kue minta dikirim kembali. Dari situ kami yakin produk kami diterima pasar,”papar lelaki yang gemar membaca dan bermain footsall  ini.

Semakin luas pemasaran Rozelt, Alam dan temannyapun terus berinovasi baik dalam varian rasa maupun kemasan. “Kami mulai membuat sirup dan memasarkan bunga rosella ungu super premium. Untuk rosella ungu ini kami memasarkan dalam bentuk teh kering, jadi harus diseduh terlebih dahulu untuk meminumnya. Kemasan kami buat semenarik mungkin seperti minuman-minuman yang sudah besar. Sementara itu harga yang kami pasarkan mulai dari Rp 4 ribu hingga Rp 30 ribu karena target kami adalah seluruh masyarakat yang perduli akan kesehatan,”tegas Alam.

Tak ingin mengecewakan pelanggan proses pembuatannyapun dilakukan secara alami. “ Pertama-tama bunga dibersihkan dulu  lalu diambil sarinya dan diberi gula lalu dimasak. Kami tidak menggunakan bahan pengawet atau bahan kima berbahaya dan dikerjakan secara higienis. Sedangkan untuk the kering, kelopak bunga rosella ungu setelah dibersihkan dikeringkan secara alami. Ketahanan minuman dan teh Rozelt ini hanya enam bulan saja,”papar lelaki single ini kembali berpromosi.

Untuk membantu putra dari H. Masduki dan Hj Aisyah beserta teman-temannya membuat produk Rozelt, mereka dibantu oleh enam karyawan. “Mereka ada yang bertugas memproduksi dan pemasaran,”kata lelaki lulusan S1 SKPM, IPB ini. Untuk memperluas pemasaran, kini Alam memanfaatkan system kemitraan di daerah Jabotabek. “Saat ini target market kami masih daerah Jabotabek. Jadi kemitraan masih berkisar Jabotabek seperti Jakarta, Bogor, Bekasi. Untuk menjadi mitra, sebelumnya mereka harus membeli produk dalam jumlah tertentu. Bila penjualan bagus barulah mereka dianggap menjadi mitra,”aku lelaki berkacamata ini.

Saat ini kapasitas produksi Rozelt sebanyak 1500 botol setiap harinya untuk jenis siap minum. “Kami sengaja memproduksi lebih banyak yang siap minum karena jenis ini yang paling laris,”aku Alam. Omzet yang diperolehpun rata-rata mencapai Rp 20 sampai Rp 60 juta setiap bulan. “Sebenarnya permintaan banyak, tapi kami masih berkendala dengan modal,”keluh Alam.

Beruntuk CV Rozelt Mulia Abadi mendapat bantuan modal dari Dana Capacity Building (IPB) Program Wirausaha Go Interpreneur bekerjasama dengan Perum Pengadaian sebesar Rp 8 juta. “Kami tidak mendapat dana segar tapi berupa bahan yang kami perlukan seperti bahan bakubunga rosella, botol kemasan, gula, vitamin c, kardus, label dan segel botl seharga Rp 8 juta. Selain itu kami juga mendapat pelatihan bisnis bagaimana mengolah dan mengembangkan usaha. Dan ini sangat membantu kami,”ungkapnya bangga.

Melalui dana tersebut, Alam berharap mampu memenuhi permintaan pelanggan dan memperluas pemasaran. “Tahun 2011 saya berharap bisa membuka pabrik. Selama ini produksi kami masih berskala UKM. Bila sudah memiliki pabrik, saya berharap pemasaran Rozelt bisa memasuki seluruh daerah Indonesia. Namun sebelumya kami ingin membuka braind awearness masyarakat mengenai manfaat bunga rosella ini. Selama ini banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya dan ini menjadi kendala,”papar Alam berharap.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari