Tanggal Hari Ini : 19 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Bisnis Daging Ayam Herbal Harganya Bisa Lebih Mahal
Rabu, 27 Maret 2013 08:39 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Menyajikan daging ayam  negeri atau  daging  ayam kampung, sudah sangat biasa. Bagaimana kalau menyajikan daging ayam herbal? Tentu hal ini akan menarik perhatian pelanggan.

Ayam herbal bukan produk latah lantaran sedang tren serba-herbal. Disebut ayam herbal, karena pakannya adalah ramuan herbal beberapa tanaman obat seperti kunyit, daun poh-pohan yang biasa untuk lalap, dan lain-lain.

Adalah Yayan Suryana, jebolan Pondok Pesantren Gontor yang sudah puluhan tahun berpengalaman di usaha ayam ini mencoba usaha ayam herbal.

Setelah sepuluh tahun menjadi Manager  Marketing Area Jawa Barat di sebuah perusahaan ayam potong,  Yayan kemudian memutuskan membuka usaha sendiri. Ia bekerjasama dengan seorang teman,  Lukman Hakim namanya.

Usahanya berada di  Kampung Cipedes, Desa Cibeber, Kecamatan Kiara Pedes, Purwakarta, Jawa Barat, dengan bendera  usaha bernama PT Elha Narita Perkasa.

Keduanya sepakat, produk daging ayam yang dihasilkan selain harus halal juga harus thayib. Makanya, ayam herbal yang diproduksi dan dihasilkan dari perusahaan ini bersertifikat halal. Sertifikat halal itu diperoleh dari LPPOM (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat, Kosmetika) Majelis Ulama Indonesia (MUI), sedangkan kualitas kesehatannya (thayib) dibina oleh Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Bogor.

Ayam herbal atau istilah kerennya ayam probiotik ini selain sehat juga sangat  bermanfaat bagi tubuh. Selain ramuan herbal, ayam ini diberi pakan tambahan probiotik yang berfungsi mengatur keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan. Probiotik mengandung bakteri asam laktat hidup. Bakteri ini tidak patogen, aman dan bersifat menyehatkan serta membantu meningkatkan efisiensi pencernaan.

Bisnis Daging Ayam Herbal Harganya Bisa Lebih Mahal, ayam probiotik

Walau bibitnya ayam broiler,  namun seluruh proses produksinya  terbebas dari bahan kimia dan rekayasa genetika, mulai dari pengembangbiakan sejak dari benih, lingkungan, hingga pengemasan. Bahkan untuk asupan minuman, ayam diberi minum air isi ulang guna menghindari adanya bakteri.

 Bisnis Daging Ayam Herbal Harganya Bisa Lebih Mahal, ayam probiotik

Harga Jual Lebih Mahal

Harga  ayam herbal yang dihasilkan ini di tingkat peternak  harganya berkisar Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram, lebih mahal dari harga ayam biasa, bahkan ayam kampung sekalipun.

Kata kuncinya yang membuat harga daging ayam herbal lebih mahal adalah penanganan dan perlakuan pemeliharaannya.

Menurut Manager Marketing  usaha ini, Amin Sugiharto, sebagian besar daging ayam herbal yang dihasilkan terserap oleh komunitas HPA (Herbal Penawar Alwahida). Di Indonesia produk ayam herbal tersedia di  Halalmart  yang berada di Jakarta dan depok.

“Kami kuwalahan memenuhi permintaan pelanggan,” cetus Amin.

Kendala terbesar dalam bisnis ini adalah masih tingginya tingkat kematian ayam, mencapai rata-rata 10% tiap angkatan produksi, idealnya maksimal tingkat kematiannya hanya  3%. Untuk itu, Yayan dan Lukman terus memperbaiki proses peternakan ayamnya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari