Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Susu Haji Sehat (SHS) Menyehatkan, Mudah Diingat, Gampang Jualnya
Kamis, 05 Juni 2014 09:50 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Produk Susu Haji Sehat (SHS) menyehatkan, gampang mengingatnya. Gampang menjualnya. Menurut Pimpinan Umum  PT. Bangun Indonesia Sehat, Dra. Hj. Tunjung Sukmaningrum, yang akrab dipanggil Hj Naning ini,  Susu Haji Sehat, lahir dari kebutuhan bagi ummat Islam yang ingin menunaikan ibadah umroh atau haji agar lebih sehat saat menunaikan rukon Islam kelima  di tanah haram nanti.

Menurut Hj Naning, diantara syarat-syarat menunaikan ibadah haji atau umroh yaitu adanya kemampuan untuk menjalankannya (mampu baik secara financial/keuangan maupun fisik/kesehatan), serta aman.

Sehat adalah salah satu syarat yang tidak dapat ditawar-tawar lagi saat menunaikan ibadah umroh atau haji. Karena umroh dan haji adalah ibadah fisik yang menuntut stamina dan kesehatan yang fit sehingga dapat melaksanakan rukun-rukun haji dengan baik, dan dapat bersyiar setelah kembali ke tanah air nanti.

“Ibadah haji adalah ibadah yang penuh syiar, yang dituntut kesiapannya untuk melaksanakan rukun-rukun ibadah, sebagai bekal syiar dan memberikan kontribusi yang positif bagi perbaikan ahlak dan kehidupan beragama di tanah air setelah kembali nanti. Bukan malah ingin mati di sana, itu sangat naïf,” ujar Hj Naning.

 

Persiapan Haji/Umroh

Agar pelaksanaan kegiatan umroh atau haji dapat dilakukan dengan benar dan sesuai tuntunan Rosulullah, maka setiap calon jamaah umroh/haji harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya persiapan rohani dengan memperkuat keimanan, atau finansialnya saja tetapi juga persiapan fisik dan kesehatannya.

Hal ini penting diungkapkan mengingat sebagian besar calon jamaah umroh atau haji hanya fokus pada persiapan rohani dan finansial saja, dan melupakan persiapan fisik pada saat pelaksanaannya nanti. Alhasil banyak jamaah umroh dan haji dari Indonesia meninggal di tanah suci pada saat pelaksanaan umroh atau haji tiba.

Dra. Hj. Tunjung Sukmaningrum,  Susu Haji Sehat (SHS, Pekerja Keras, Berbisnis Susu Haji Sehat, Lulus kuliah dari IKIP SurabayaDalam sebuah survey terungkap bahwa 86 persen jamaah umroh dan haji asal Indonesia yang meninggal dunia di tanah suci bukan disebabkan oleh  penyakit menular atau penyakit yang disebabkan oleh sebab makanan, atau bukan karena asma, diabetes, atau kanker dan penyakit kronis lainnya. Sebagian besar kematian justru disebabkan oleh serangan jantung mendadak.

“Sebagian besar kematian disebabkan oleh serangan jantung, padahal para jamaah umroh atau haji ini tidak memiliki riwayat sakit jantung, “ujar Hj Naning.

Setelah diteliti, lanjut Hj Naning, penyebab serangan jantung mendadak yang dialami sebagian besar jamaah umroh dan haji dari Indonesia disebabkan oleh kecemasan.

“Cemas dan galau inilah yang menyebabkan serangan jantung, dan menjadi pembunuh terbesar jamaah umroh dan haji asal Indonesia,” ujarnya.

Hj Naning merinci mengapa hal ini sering terjadi. Menurutnya, calon jamaah umroh dan haji asal Indonesia kurang mempersiapkan fisik dengan baik, yang dipikirkan hanya bekal ritual saja. Semakin dekat dengan waktu keberangkatan umroh atau haji biasanya semakin cemas, banyak acara ritual yang menyebabkan kurang istirahat dan kurang tidur. Padahal kurang tidur dan istirahat dapat menyebabkan kekebalan tubuh menurun. Dalam kondisi kegiatan umroh dan haji yang memerlukan kegiatan fisik prima hal ini dapat menyebabkan mudah jatuh sakit.

Selain kegiatan fisik dari keberangkatan hingga pelaksanaan di tanah suci dan kembali ke tanah air, kegiatan umroh dan haji juga memerlukan ketahahan diri yang kuat, termasuk kesabaran dan kemampuan menahan diri dan menjaga kesehatan secara umum.

 “Kita tahu kalau umroh dan haji itu semuanya harus antri. Dari awal hingga akhir semuanya antri, dan itu membutuhkan kesabaran. Sementara sebagian besar calon jaamh umroh atau haji usianya di atas 50 tahun. Bayangkan pada saat haji kita berada di jutaan lautan manusia, dalam umroh pun demikian.  Situasi dan kondisi seperti ini dapat menimbulkan kecemasan. Ternyata orang kalau gelisah dan cemas  jantungnya akan berdetak lebih keras, dan dalam kondisi tubuh yang tidak sehat dan fit, hal-hal kecil ini dapat menjadi penyebab masalah besar. Masalah-masalah yang sering timbul seperti darah tinggi naik, gula darah naik, dan hal ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan jantung,”ujarnya.

Dra. Hj. Tunjung Sukmaningrum,  Susu Haji Sehat (SHS, Pekerja Keras, Berbisnis Susu Haji Sehat, Lulus kuliah dari IKIP Surabaya

Melihat hal ini, menurut Hj Naning, sebagian ahli berpendapat para calon jamaah umroh dan haji tidak hanya sekedar membutuhkan bimbingan ritual haji umroh dan haji saja, tetapi ada sisi lain yang juga lebih penting untuk dipersiapkan, yaitu persiapan kesehatan.

“Kalau faktor kesehatan ini tidak dipersiapkan dengan baik, tidak dipersiapkan mentalnya untuk lebih sabar, lebih dapat mengendalikan emosi, maka masalah-masalah yang sering muncul dalam jamaah umroh dan haji Indonesia berupa kematian mendadak yang disebabkan serangan jantung akan terus berlanjut. Kita ingin para jamaah umroh dan haji dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik dan pulang kembali dengan membawa panji haji mabrur dan tetap sehat wal afiat,” cetusnya.

Dra. Hj. Tunjung Sukmaningrum,  Susu Haji Sehat (SHS, Pekerja Keras, Berbisnis Susu Haji Sehat, Lulus kuliah dari IKIP SurabayaHj Naning memberikan solusi dengan menyediakan produk susu SHS. Produk nutrisi ini menurut Hj Naning mengandung colostrum, sebuah zat yang dapat merangsang keluarnya hormon-hormon antibody yang penting dalam tubuh manusia.

“Colostrum itu tidak ada pabriknya. Bukan buatan manusia. Ia ciptaan Allah yang jika manusia mengkonsumsi nutrisi  yang mengandung  Colostrum maka akan cenderung rileks, sehingga tidak mudah marah, suka emosi. Colostrum adalah nutrisi jiwa,” cetusnya.

 

Saat Tepat Konsumsi SHS

Kapan saat yang tepat untuk mengkonsumsi SHS?. Menurut Hj Naning, kesehatan harus dijaga kapan saja, bukan saja mau berangkat umroh atau haji. Justru kebiasaan hidup sehat harus dibiasakan setiap hari.

“Kami sarankan 8 bulan sebelum keberangkatan  umroh atau haji mulai mengkonsumsi SHS. SHS adalah nutrisi, bukan obat. Minum satu saset setiap hari secara teratur tubuh akan lebih sehat, dan tubuh akan membentuk   kekebalan tubuh secara sempurna,” ujarnya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari